Arah Pengembangan Ekonomi Islam FEUI

Bismillahirahmaanirahiim

Perkembangan ekonomi syariah khususnya di Indonesia yang semakin hari semakin menjanjikan merupakan sebuah angin segar bagi umat manusia terutama orang-orang yang merindukan sistem ekonomi yang adil serta dapat membawa kepada kesejahteraan. Suatu hal yang patut dibanggakan dan perlu terus didorong oleh umat Muslim pada khususnya perkembangkannya agar benar-benar dapat terwujud sistem ekonomi syariah yang memiliki pengaruh signifikan terhadap perekonomian masyarakat serta tercipta kehidupan ekonomi masyarakat yang sesuai syariah atau sesuai apa yang telah diperintahkan Allah melalui petunjuk-Nya dalam Al Quran dan apa yang dicontohkan Rasulullah melalui hadistnya.

Fenomena berkembangnya ekonomi syariah ini ternyata sampai juga ke dalam kehidupan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Secara informal perhatian terhadap perkembangan ilmu ekonomi syariah oleh civitas akademika Fakultas Ekonomi UI mulai terfasilitasi oleh Forum Studi Islam melalui divisinya Kajian Ekonomi Islam (KEI) sekitar tahun 1996-1997 yang secara khusus melakukan kajian-kajian ekonomi syariah. Lalu pada tahun 1999, muncul spesialisasi kajian yang lebih spesifik mengaji masalah ilmu akuntansi dan manajemen syariah dalam satu wadah organisasi yang sama yaitu Kajian Ilmu Akuntansi dan Manajemen Islam (KiAMI) yang awalnya bernama KAMI. Walaupun secara informal telah berkembang dan keinginan langsung mahasiswa akan pengembangan ekonomi syariah telah terlihat, hal tersebut belum mendapatkan perhatian secara pasti apalagi dukungan secara formal dari pihak fakultas atau universitas sendiri.

Akan menjadi suatu hal yang terasa kurang signifikan bila kajian-kajian yang selama ini dilakukan mahasiswa tidak mendapat dukungan secara formal serta tindak lanjut untuk lebih dikembangkan dalam kehidupan bermasyarakat. Tampaknya hal tersebut disadari mahasiswa yang selama ini turut memperjuangkan pengembangan ekonomi syariah. Hasilnya, pada tahun 2002 ada respon dari jajaran pimpinan Fakultas Ekonomi untuk mendukung pengembangan ekonomi syariah. Dibuktikan dengan tersusunnya silabus ekonomi syariah yang diintegrasikan dalam mata kuliah wajib Agama Islam dan adanya pelatihan asisten ekonomi syariah untuk mendukung hal tersebut, serta adanya kabar bahwa ke depannya ekonomi syariah akan menjadi mata kuliah tersendiri pada masing-masing jurusan di Fakultas Ekonomi UI ini. Di bawah kepemimpinan dekan yang baru melalui momentum penerimaan angkatan 2006, realisasi kabar mata kuliah ekonomi Islam pun dapat terwujud. Mulai angkatan ini, telah dimungkinkan mahasiswa mengambil mata kuliah lintas jurusan untuk mengambil mata kuliah ekonomi syariah dan khususnya di departemen akuntansi telah ada jalur spesialisasi akuntan syariah. Hingga saat ini, mata kuliah tentang ekonomi syariah yang ada di Fakultas Ekonomi UI terdiri atas ekonomi syariah, akuntansi syariah, manajemen keuangan syariah, pasar dan lembaga keuangan syariah, serta perbankan syariah. Pada tahun 2006 pula Fakultas Ekonomi memiliki lembaga resmi yang khusus mengaji dan mengembangkan ekonomi dan bisnis syariah yang bernama Pusat Ekonomi dan Bisnis Syariah Fakultas Ekonomi UI (PEBS FEUI). Diharapkan dengan dukungan nyata ini turut menjadi akselerator dalam perkembangan ekonomi syariah ke depannya khususnya di kampus ini.

Masih sangat jauh untuk mengatakan bahwa perjuangan yang harus dilakukan civitas akademika Fakultas Ekonomi UI dalam mengembangkan ekonomi syariah akan segera berakhir, karena bila kita mengingat konsep business life cycle atau tahapan pemasaran produk dalam mata kuliah pemasaran, dengan melihat perkembangan dan fakta yang ada saat ini kehidupan ekonomi syariah baru saja dimulai atau dalam siklus pertumbuhan. Mungkin bila ekonomi syariah ini merupakan produk yang harus dipasarkan, produk ini barulah masuk ke pasar, market share yang dimiliknya masih kecil bila dibandingkan kompetitor lainnya yang telah lama bermain dan menguasai pasar ini, produk ini pun harus menawarkan suatu yang baru dan berbeda untuk menarik perhatian dan keinginan konsumennya entah itu menggunakan strategi cost minimization, produk differentiation, ataupun market focus. Dengan pertumbuhan yang cukup tinggi setiap masanya, produk ini dapat digolongkan dalam “question mark”.

Melihat kondisi itu apa yang harus dilakukan pihak-pihak yang sejak awal telah mendorong pengembangan ekonomi syariah ini? Serta ke arah mana perkembangan ekonomi syariah akan dibawa? Berdasarkan fakta yang ada, walaupun telah banyak diselenggarakan kajian-kajian, seminar-seminar, bahkan secara formal telah ada mata kuliah tentang ekonomi syariah oleh organisasi kemahasiswaan dan fakultas yang secara langsung berinteraksi antarsesamanya, masih banyak orang yang tidak mengetahui apa yang dinamakan ekonomi syariah itu dan bagaimana keberadaannya dalam perekonomian masyarakat. Jadi, salah satu hal yang harus dilakukan dalam membawa ekonomi syariah ke tahap selanjutnya adalah lebih membuka akses orang-orang terhadap informasi berkaitan dengan perkembangan ekonomi syariah khususnya di Fakultas Ekonomi yang pada dasarnya memiliki basic skill dan knowledge tentang perekonomian.

Berdasarkan apa yang selama ini saya amati dan rasakan sendiri bahwa perkembangan ekonomi syariah di Fakultas Ekonomi ini hanya terbatas pada orang-orang tertentu yang memang terlibat dalam pelaksanaannya tanpa menyebar kepada pihak lain di sekitarnya. Seharusnya sebagai “pemasar” yang baik dalam mengenalkan “produk” barunya ini, pihak yang melakukan pengajian harus secara aktif ikut mempublikasikan informasi-informasi berkaitan dengan perkembangan ekonomi syariah. Selain melakukan publikasi ke dalam fakultas perlu dilakukan pula publikasi atas materi-materi yang dibahas dalam kajian ke luar fakultas terutama menggunakan dunia maya. Tujuannya untuk mendapatkan tanggapan dan masukan informasi dari pengaji lain dan praktisi yang memang telah berkecimpung dalam pengaplikasian ekonomi syariah. Saat ini, ekonomi syariah harus mendapat perhatian civitas akademika Fakultas Ekonomi sesignifikan mungkin, mereka harus mendapatkan “brand image” ekonomi syariah sebagai ekonomi yang adil dan membawa pada kestabilan, mereka harus ditimbulkan rasa penasarannya akan ekonomi syariah yang ke depannya akan mendukung pengembangan sistem ini dan untuk selanjutnya diharapkan orang-orang akan melihat sistem ini sebagai sebuah alternatif atas sistem yang ada sekarang.

Memang dipastikan akan terasa sangat berat membangun itu semua. Berbagai tantangan siap menghadang tercapainya semua harapan tersebut, mulai dari kultur yang telah lama tertanam pada fakultas ini, kurikulum konvensional yang lebih kuat sehingga lebih menanamkan pola pikir ekonomi konvensional yang jelas bertentangan dengan ekonomi syariah hingga mungkin masalah terbatasnya fasilitas yang dapat mendukung publikasi ekonomi syariah itu sendiri. Namun, itu bukanlah alasan untuk berpangku tangan, karena setiap ada kemauan dan usaha, Insya Allah kemudahan akan menyertainya.

Hal lain yang perlu mendapat perhatian dalam arah pengembangan ekonomi syariah di Fakultas Ekonomi UI ini adalah masalah kesiapan sumber daya manusia yang akan ikut mengembangkan ekonomi syariah. Sangatlah percuma bila suatu sistem yang baik dengan rencana pengembangan yang matang tetapi tanpa didukung tersedianya sumber daya manusia yang melaksanakannya. Pengaji yang telah ada saat ini, harus dapat pula mencari orang-orang potensial yang memiliki kemampuan serta orang-orang yang memiliki minat yang dapat dikembangkan dan diarahkan untuk ikut mengaji masalah ekonomi syariah. Untuk dapat menjaring orang-orang tersebut diperlukan insentif yang tepat, wadah yang dapat menyediakan suasana kondusif untuk mendorong orang-orang tersebut secara bertahap mempelajari; memperdalam; dan mengaji masalah ekonomi syariah, jangan sampai orang-orang yang sebenarnya memiliki kemampuan atau minat terhadap ekonomi syariah merubah pikiran dan pandangannya hanya karena tidak ada pihak yang memfasilitasi dan mengarahkan mereka untuk mengembangkankan ekonomi syariah.

Salah satu momentum yang dapat digunakan untuk mendapatkan orang-orang potensial tersebut khususnya mahasiswa-mahasiswi angkatan baru adalah jalur spesialisasi syariah yang telah dibuka. Pihak-pihak yang sebelumnya telah berkonsentrasi turut mengembangkan ekonomi syariah, dapat menggunakan hal ini sebagai alasan untuk mengadakan sosialisasi ekonomi syariah kepada mahasiswa secara intensif. Diharapkan dengan sosialisasi ini, minat terhadap untuk mempelajari ekonomi syariah secara formal dapat tumbuh dan orang-orang potensial tersebut dapat terarahkan. Dalam jangka panjangnya diharapkan saat ekonomi syariah telah mendapatkan posisinya telah siap orang-orang yang akan melanjutkan dan mengisi perkembangannya sesuai bagiannya.

Hal lain yang perlu lebih lanjut dikembangkan adalah hubungan dan jaringan dengan komunitas atau pihak yang berkecimpung dalam ekonomi syariah, baik secara akademis maupun praktis. Mengingat pengembangan ekonomi syariah di Fakultas Ekonomi UI yang masih terbilang baru, maka sangat dibutuhkan dukungan pihak luar dalam memperkuat posisi pengembangan tersebut. Pihak luar tersebut dapat berguna dalam menyediakan mulai dari informasi hingga materi.

Demikian pendapat saya tentang bagaimana seharusnya arah pengembangan ekonomi syariah di Fakultas Ekonomi UI ini. Memang dalam praktiknya, bukanlah hal yang mudah mewujudkan itu semua, dibutuhkan sinergi yang solid dari berbagai elemen agar perkembangan ekonomi syariah yang semakin baik dapat terwujud.

Wallahu ‘Alam (Teguh-Manager of External Affairs KiAMI)

2 Responses

  1. mohon kami diberi rincian silabus ekonomi syariah untuk persiapan lokakarya

  2. sorry, oke ya untuk pengembangan kedepan diharapkan semua bentuk transaksi harus berdasar kaidah islam karena mayoritas bangsa indonesia warganya beragama islam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: